Gereja Makam Kudus – Puncak Peziarahan Tanah Suci

0
3610
Golgota posisi dimana lobang dibawah kayu salib Yesus

PADA edisi Paskah ini, para pembaca setia MeRasul diajak untuk memahami dan mengerti lebih dalam tentang puncak kesengsaraan dan wafat Yesus yang terjadi di tempat ini. Para peziarah yang melakukan perjalanan ke Tanah Suci, pasti tidak akan melewatkan tempat ini. Gereja Makam Kudus (Church of The Holy of Sepulchre) menjadi tempat yang paling diminati sebagai tujuan utama banyak peziarah. Tempat di mana terjadi titik pertemuan para peziarah seluruh dunia yang sangat ingin berkesempatan melihat tempat Yesus disalibkan dan dimakamkan.

 

Daerah Sekitar Golgota

Salah satu Kapel di Gereja Makam Kudus
Salah satu Kapel di Gereja Makam Kudus

Setelah dijatuhi hukuman mati, Yesus keluar dengan memikul sendiri salib-Nya ke tempat yang bernama Tempat Tengkorak, disebut juga Kalvari dalam bahasa Latin. Dalam bahasa Ibrani disebut Golgota (Yoh 19:17). Golgota pada waktu itu terletak di luar kota Yerusalem, tetapi tidak jauh dari temboknya dan agak berdekatan dengan sebuah gerbang yang dilalui para pejalan.

Dalam Surat kepada Orang Ibrani dikatakan, “… Yesus telah menderita di luar pintu gerbang untuk menguduskan umat-Nya dengan darah-Nya sendiri” (Ibr 13:12). Dalam Injil Yohanes dicatat pula, “Dekat tempat di mana Yesus disalibkan ada suatu taman dan dalam taman itu ada suatu kubur baru yang di dalamnya belum pernah dimakamkan seseorang. Karena hari itu hari persiapan orang Yahudi, sedang kubur itu tidak jauh letaknya, maka mereka meletakkan mayat Yesus di situ” (Yoh 19:41-42). Namun, dewasa ini, bentuk asli Golgota serta tempat Yesus dimakamkan tidak dapat disaksikan lagi akibat berbagai gedung yang dibangun di situ selama 20 abad. Dalam Injil, Golgota tidak pernah dinamakan gunung atau bukit, tetapi selalu tempat saja.

Dome (Kubah) Gereja Makam Kudus
Dome (Kubah) Gereja Makam Kudus

Nama Golgota bukan hanya nama tempat berdirinya Salib Yesus, melainkan juga nama tanah milik Yusuf dari Arimatea. Secara tradisional, Golgota memang disebut bukit. Kapel Kalvari terletak 5 m lebih tinggi dari lantai Basilika Makam Kudus sekarang. Di sebelah barat bukit kecil pada zaman dulu itu, terdapat taman yang terletak di daerah bekas tambang batu. Dalam salah satu dinding batu itu, Yusuf dari Arimatea membuat makam bagi keluarganya.

 

Bentuk Makam Yesus

Salah satu mosaik jenazah setelah Yesus diturunkan dari kayu salib
Salah satu mosaik jenazah setelah Yesus diturunkan dari kayu salib

Sesuai dengan kebiasaan Yahudi, makam bagi jenazah Yesus terdiri dari dua gua yang disatukan dengan sebuah pintu tengah berukuran kecil. Gua pertama berperan sebagai ruangan untuk menampung sanak-saudara yang datang meratapi Almarhum. Sedangkan dalam gua kedua ditaruh jenazah. Pintu masuk makam ditutup dengan sebuah batu bundar yang dapat digulingkan ke samping berkat adanya sebuah parit kecil khusus di bawah batu itu.

 

Tempat Suci di Golgota

Batu pemberian minyak suci Yesus di Gereja Makam Kudus
Batu pemberian minyak suci Yesus di Gereja Makam Kudus

Sejak dahulu kala, umat Kristen memandang Bukit Golgota, tempat Yesus disalibkan serta makam Yesus, sebagai tempat suci. Justru karena itulah 100 tahun sesudah Yesus disalibkan, Kaisar Hadrianus yang bersikap sangat anti-Kristen, menyuruh menutupinya dengan bangunan Kapitol (bangunan besar). Demikianlah keadaannya hingga awal abad IV. Pada tahun 326, setahun sesudah Konsili Nikea, tempat-tempat suci itu dibuka kembali setelah bangunan-bangunan Roma dirubuhkan. Lalu, pada tahun 335 didirikan sebuah basilika indah yang disebut Basilica Constantina (dari nama Kaisar Konstantinus).

Basilika yang pertama itu terdiri dari tiga bagian: [1] Anastasis, yaitu bangunan makam kosong dalam bentuk rotunda (bangunan bulat), [2] Taman Yusuf dari Arimatea berbentuk pelataran (Kalvari ada di sudut selatannya), [3] Martyrion, yaitu basilika luas untuk liturgi. Berkat laporan-laporan peziarah zaman dulu dan berkat penggalian, bentuk basilika pertama itu diketahui dengan baik.

Salah satu fragmen interior Gereja Makam Kudus
Salah satu fragmen interior Gereja Makam Kudus

Boleh disyukuri bahwa pada waktu mendirikan kuil, demi penghormatan terhadap dewa-dewa Romawi di tempat Kalvari, Kaisar Hadrianus tidak meratakan gunung batu di mana pada waktu itu masih terdapat banyak kuburan kuno. Ia hanya sedikit meratakan daerah itu, lalu menimbuninya dengan banyak tanah. Dengan demikian, selamatlah semua kuburan kuno itu. Bangunan basilika yang didirikan oleh Kaisar Konstantinus mengalami kerusakan berat pada tahun 614, ketika Yerusalem diserang oleh tentara Khosroes II dari Persia. Tidak lama kemudian, bangunan itu diperbaiki berkat sumbangan umat Kristen.

Dalam abad XI, tepatnya pada tahun 1009, bangunan itu dirusak lagi atas perintah Kalifah Al-Hakim. Rekonstruksinya selesai pada tahun 1048, tetapi bentuknya tidak pernah seperti dulu. Para pejuang Perang Salib memasuki kota Yerusalem pada 15 Juli 1099. Mereka tidak senang dengan bentuk basilika sehingga mulai mengubahnya. Mereka menyelesaikan pekerjaan itu pada tahun 1149. Basilika Makam Kudus luput dari banyak kerusakan berkat usaha giat para biarawan OFM yang dua kali mengadakan renovasi besar-besaran, tepatnya pada tahun 1555 dan 1719.

Tampak dalam interior Dome (Kubah) dan mozaik Yesus
Tampak dalam interior Dome (Kubah) dan mozaik Yesus

Pada tahun 1808, bagian Basilika Makam Kudus yang diurus oleh Gereja Yunani Ortodoks, rusak berat karena kebakaran. Bagian itu dibangun kembali, tetapi banyak unsur (kapel, kuburan, dekorasi, tulisan-tulisan Latin) yang berhubungan dengan Gereja Katolik, disingkirkan sehingga hasil renovasinya sangat mengecewakan. Gempa bumi pada tahun 1927 sangat memperlemah konstruksi lama, sehingga seluruh bangunan terpaksa diperkuat secara darurat dengan besi. Usaha renovasi terus berlangsung lama.

Sejak Perang Salib, Gereja Makam Kudus dimiliki oleh enam komunitas utama, yaitu Yunani Ortodoks, Armenia Ortodoks dan Roma Katolik (Latin), Mesir Koptik Ortodoks, Ethiopia Ortodoks, dan Syria Ortodoks. Mereka memiliki hak-hak tertentu di Gereja Makam Kudus.

Gereja Makam Kudus adalah situs Kristen yang paling suci di Yerusalem. Di sini Yesus disalibkan, dimakamkan, dan bangkit. Gereja Makam Kudus dikatakan sebagai salah satu struktur paling kompleks yang pernah ada. Gereja Makam Kudus telah mengembalikan sebagian besar bekas keindahannya sebagai tempat yang suci, untuk menyambut para peziarah dari seluruh dunia.

Berto, dari berbagai sumber

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY