Misteri Ekaristi

0
1418

Ekaristi berasal dari bahasa Yunani eucharistia yang berarti puji-syukur. Kata Yunani eucharistia ini bersama kata Yunani eulogia (=juga pujian syukur) digunakan untuk menerjemahkan kata Ibrani berakhah, yakni doa berkat dalam perjamuan Yahudi.

”Ekaristi” berarti menghaturkan Syukur kepada Allah. Dalam Perayaan Ekaristi, kita bersyukur kepada Tuhan terutama karena Allah telah memberi bagi kita Putra-Nya, Yesus.

Dalam Ekaristi pun kita bersyukur kepada Allah atas segala ciptaan. Sebagaimana ajaran para Bapa Gereja. Seluruh ciptaan adalah buku pertama yang ditulis Allah. Kita terutama berterima kasih karena Allah menciptakan manusia menurut citra dan gambar-Nya.

Dalam Ekaristi pun kita bersyukur kepada Allah atas Umat Israel. Mereka dipilih oleh Allah untuk mempersiapkan kedatangan Putra-Nya, Yesus. Kita juga bersyukur atas umat-Nya yang baru. Gereja yang percaya pada Yesus dan dikuduskan oleh Allah dalam Roh Kudus.

Ekaristi juga dikenal dengan nama :

Perjamuan Tuhan | Perjamuan Pernikahan Anak Domba | Pemecahan Roti | Persekutan Ekaristis | Kenangan Paskah Tuhan | Kurban Kudus | Liturgi Kudus dan Ilahi | Sakramen Mahakudus | Komuni Kudus | Roti Para Malaikat | Roti surgawi| Misa Kudus|.

Perjamuan Tuhan :

Nama ini mengingatkan kita akan Perjamuan yang Tuhan Yesus rayakan bersama murid-murid-Nya pada Kamis Putih, malam sebelum Ia menderita. Perjamuan ini adalah antisipasi Perjamuan Pernikahan Anak Domba di Yerusalem surgawi, lambang Firdaus, tempat yang telah Tuhan persiapkan bagi kita: ”Berbahagialah orang yang diundang ke pesta pernikahan Anak Domba itu” (Wahyu 19:8)

Pemecahan Roti :

Ekaristi disebut Pemecahan Roti karena sewaktu Perjamuan Terakhir, Yesus sebagai pemimpin perjamuan mengulangi ritus yang khas dalam perjamuan Yahudi, yakni : Ia memecahkan roti dan memberikannya kepada para Rasul-Nya.

Persekutan Ekaristis :

Ekaristi disebut demikian karena Ekaristi diselenggarakan dalam persekutuan umat beriman, tanda kehadiran Gereja.

Kenangan Paskah Tuhan :

Ekaristi diberi nama ini karena Ekaristi menghadirkan di sini dan kini kurban Kristus disalib, yang Ia persembahkan kepada Bapa bagi seluruh manusia di segala zaman. Yesus melakukan kurban ini sekali untuk selamanya.

Kurban Kudus (Kurban Misa, Kurban Syukur, Kurban Murni dan Kudus) :

Ekaristi membuat Kurban Kristus Sang Penyelamat yang disalib hadir dan berdaya guna di sini dan saat ini, walaupun dihadirkan dengan cara yang tak berdarah (yakni, tanpa kekerasan).

Liturgi Kudus dan Ilahi :

Seluruh Liturgi Gereja berpusat dalam perayaan sakramen ini dan paling jelas terungkap di dalamnya. Ekaristi adalah sumber dan puncak seluruh hidup kristiani. Sakramen-sakramen lainnya berhubungan erat dengan dan terarahkan kepada Ekaristi Suci, yang mengandung seluruh kekayaaan rohani Gereja, yakni Kristus sendiri, Paskah kita.

Sakramen Mahakudus :

Ekaristi disebut demikan karena Ekaristi adalah sakramen segala sakramen. Ketika ketika kita menggunakan nama ini, kita mengacu pada rupa Ekaristi yang sudah dikonsekrasi dan disimpan dalam tabernakel.

Komuni Kudus :

Ketika kita menyantap Tubuh-Nya, Kristus mempersatukan kita                     (Communio) dengan diri-Nya sendiri dan mempersatukan kita satu sama lain, membuat kita satu sama lain menjadi satu keluarga.

Ketika kita menggunakan istilah-istilah ini, kita berbicara mengenai asal mula rahmat istimewa yang diberikan Yesus kepada kita.

Misa Kudus :

Perayaan Ekaristi berakhir dengan pengutusan umat beriman (missio), supaya kita menghidupi dan menjadi saksi atas apa yang telah kita rayakan.

Berbagai nama Ekaristi menunjukkan kekayaan yang sangat mendalam yang terkandung di dalamnya. Ekaristi begitu kaya dengan makna sehingga Ekaristi disebut Misteri Iman.

Ekaristi adalah sebuah misteri dalam artian bahwa Ekaristi memiliki kandungan yang sangat kaya dan memiliki banyak bobot dan daya guna yang tidak dapat kita mengerti sepenuhnya.

Ekaristi adalah Misteri Iman dalam artian bahwa iman memungkinkan kita untuk :

  • Mengenali dengan penuh syukur bahwa dalam Ekaristi, Yesus Kristus membuat diri-Nya sungguh-sungguh hadir dalam Tubuh dan Darah-Nya, Jiwa dan keilahian-Nya.
  • Menerima Komuni Kudus dan me-nerima manfaatnya
  • Menemukan seluruh bagian penting dan mendasar dari iman Katolik dalam Ekaristi dan menyatakannya dalam kehidupan kita sehari-hari.

Ekaristi adalah misteri untuk kita imani. Kita rayakan dan kita hidupi sebagaimana diimani, dirayakan, dan dihidupi oleh Gereja, yang menerimanya sebagai anugerah tak bertara dari Kristus sendiri. (Adri)

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY