Kanker Hati

0
727

Bagaimanakah reaksi Anda jika salah satu orang terdekat Anda didiagnosis kanker? Atau mungkin, malah Anda sendiri…

 

SEBENARNYA, apa itu kanker? Kanker adalah sel tubuh kita sendiri. Pada keadaan normal sel-sel tubuh kita dapat berkembang dan berjalan sesuai dengan fungsinya masing-masing.

Nah, sel kanker adalah sel yang berkembang biak secara tidak normal dan tidak dapat menjalankan fungsi seperti seharusnya. Hal ini disebabkan adanya intervensi zat-zat tertentu dari luar yang dapat membuat sel tubuh kita menjadi “gila” dan tidak terkontrol. Kanker biasa dapat terdiagnosa melalui pemeriksaan penunjang, seperti rontgent, MRI, dan biopsi.

Ada berbagai macam jenis kanker. Yang kali ini mau kita bahas adalah kanker hati. Kita sudah mengetahui bahwa kanker adalah sel yang menjadi “gila”. Jadi, kanker hati adalah kondisi sel hati yang menjadi tidak terkontrol dan tidak dapat menjalankan fungsinya dengan baik.

Beberapa tipe kanker hati primer diberi nama sesuai dengan asal tumbuh sel kanker tersebut. Hepatocellular carcinoma (HCC) atau hepatoma yang tumbuh dari sel utama hati yang disebut hepatocytes dan merupakan 85% dari kasus kanker primer.

Jenis kanker hati primer yang tidak begitu umum terjadi berasal dari sel yang berada pada garis saluran empedu yang disebut cholangiocytes, sehingga kanker tipe ini lebih dikenal sebagai kanker cholangiocarcinoma atau kanker saluran empedu.

Organ hati juga merupakan tempat tumbuhnya satu tipe kanker yang disebut kanker hati sekunder (kanker metastatik). Pada kondisi ini kanker utama sebenarnya berasal dari bagian tubuh yang lain dan membentuk deposit sekunder pada hati. Contoh umum dari kasus yang sering terjadi adalah kanker kolorektal yang menyebar ke organ hati melalui pembuluh darah.

Seperti kita ketahui, hati adalah organ penting di dalam tubuh kita. Hati berfungsi untuk menetralisir segala jenis racun dari semua yang kita konsumsi dan minum. Jadi, bayangkan apa yang bisa terjadi ketika hati ini rusak. Ketika hati rusak maka hati akan mengeras (sirosis) dan mengerut alias ukurannya mengecil.

Mengapa seseorang dapat terkena kanker hati? Terdapat tiga faktor utama yang menyebabkan tumbuhnya kanker hati primer paling umum, yaitu infeksi kronis Hepatitis B, infeksi kronis Hepatitis C, dan konsumsi alkohol yang berlebihan. Risiko bagi individual dengan infeksi kronis Hepatitis B untuk terkena kanker hati adalah 100x dari individu normal.

Tumbuhnya sel kanker juga dapat dipengaruhi lifestyle yang dijalani oleh seorang individu. Gaya hidup yang tidak sehat seperti minum alkohol, rokok, narkoba, makan makanan banyak lemak, dapat memperberat kerja sel hati. Memakan makanan yang mengandung aflatoksin juga dapat meracuni hati. Ketika sel hati sudah tidak mampu bekerja kembali maka sel menjadi “gila” dan timbul kanker. Dalam beberapa penelitian disebutkan bahwa pemaparan radioaktif seperti bom juga dapat memicu tumbuhnya sel kanker.

Bagaimanakah dan apa saja gejalanya?

Berikut ini adalah gejala-gejala yang harus kita waspadai, sebab bisa saja merupakan awal dari kanker hati.

  1. Kencing berwarna gelap (bisa sampai seperti air teh)
  2. Perut membesar dengan berisi cairan (asites)
  3. Sakit kuning
  4. Mudah letih, lesu, dan mudah kenyang
  5. Anorexia
  6. Terdapat penurunan berat badan yang cepat
  7. Sering merasa sakit perut di bagian atas
  8. Teraba benjolan pada perut
  9. Emosi tidak stabil

Dapatkah kanker ini dicegah?

Tentu saja bisa! Dengan pola hidup yang sehat dan hindari faktor-faktor risikonya. Sebaiknya juga Anda melakukan vaksin Hepatitis B untuk mencegah terpaparnya, sebab seperti yang sudah dibahas bahwa orang yang terinfeksi Hepatitis B mempunyai risiko 100x lipat.

Selain itu dapat juga dilakukan screening test dengan tes darah untuk alpha-fetoprotein (AFP) 3-6 bulan sekali dan scan ultrasound pada bagian hati 6-12 bulan sekali.

Samantha

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY