Fresh Graduate – Konsultasi Karir

1
676

PADA edisi saat ini rubrik karir tampil berbeda; hadir di hadapan Anda untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan seputar karir yang masuk ke redaksi selama ini. Terima kasih untuk para pembaca rubrik ini yang telah meluangkan waktu untuk mengajukan pertanyaan yang sangat baik dan menarik sebagai sumber inspirasi bagi kita semua.

Pertanyaan:

Agus: Bung Kar, saya baru saja menyelesaikan kuliah sementara masih menunggu wisuda. Saya mulai menyiapkan diri untuk bekerja. Tapi, saya punya banyak sekali pertanyaan dan pikiran tentang dunia kerja. Salah satunya, apa yang dilihat oleh perusahaan dari seorang fresh graduate ketika ia melamar pekerjaan?

 

Jawaban:

Bung Kar: Agus, masalah seperti yang kamu hadapi hampir dialami oleh semua orang, terutama para lulusan baru yang akan memasuki dunia kerja. Tentu kita perlu mempersiapkan seluruh persyaratan administrasi dan surat lamaran yang dibutuhkan. Apa hanya itu saja persiapannya? Tentu tidak! Berdasarkan pengalaman Bung Kar, pilihan jenis/bidang pekerjaan yang sesuai dengan bidang studi yang diutamakan, terlebih lagi memiliki kemampuan lebih dalam berbahasa Inggris yang saat ini sudah menjadi mandatory bagi semua perusahaan. Cukupkah? Belum.

Kesiapan mental dan penguasaan diri serta spirit daya juang juga memegang peran penting dalam persiapan interview nanti, khususnya kemampuan analisa serta relasi berkomunikasi.

Agus, selamat mempersiapkan diri untuk memasuki dunia kerja. Ingat, tiada suatu hasil tanpa usaha dan kerja keras.

Pertanyaan:

Intan: Bung Kar, tahun 2015 sudah dicanangkan sebagai Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Hal itu sudah di depan mata, apa yang akan terjadi di dunia kerja?

 

Jawaban:,

Bung Kar:

Intan, pertanyaan yang sangat bagus dan menjadi pembicaraan banyak orang khususnya para pekerja. MEA merupakan langkah perkembangan dan perubahan jaman yang tidak dapat kita hentikan. Suka tidak suka, harus kita hadapi.

Kesepakatan tersebut membuka kesempatan bagi tiap orang di ASEAN untuk bersaing tidak terbatas di negaranya sendiri, bahkan bisa untuk negara lain di kawasan tersebut.

Intan, dampak langsung yang akan terjadi tentunya persaingan dunia kerja semakin kompetitif. Tiap pekerja dituntut untuk profesional di bidang masing-masing, ditambah dengan kemampuan berbahasa asing minimal Inggris pasti menjadi nilai tambah.

Mengapa harus dikhawatirkan? Indonesia bukan sebagai negara tujuan semata, tapi warga kita juga punya kesempatan tinggi untuk berkarya di negara lain. Masalahnya, apa yang harus kita siapkan sebagai individu? Pemerintah tentu akan mengatur pelaksanaannya untuk jenis dan persyaratan pekerjaan apa saja yang terbuka bagi orang asing.

Kita sebagai individu dituntut semakin mengembangkan potensi dan kemampuan bersaing dalam setiap peluang kerja. Dunia kerja pun akan mengalami perubahan besar agar semakin produktif.

Penciptaan lapangan kerja sendiri menjadi peluang besar, khususnya jenis-jenis keahlian tertentu.

 

Pertanyaan:

Pras: Bung Kar, saya baru saja lulus dari Fakultas Ekonomi. Bagaimana strategi negosiasi gaji untuk fresh graduate seperti saya?

Jawaban:

Bung Kar: Pras, sebagai lulusan baru sebaiknya Anda memiliki kesabaran dalam memasuki dunia kerja. Rasa bangga setelah lulus “mahasiswa” umumnya menghinggapi pikiran semua orang, seperti wah kita ‘kan lulusan Fakultas Ekonomi dan sebagainya…

Sebaiknya, Anda mempersiapkan diri untuk mengikuti semua proses seleksi tanpa hanya fokus pada negosiasi gaji saja. Perusahaan sudah mempunyai standar minimal gaji untuk lulusan baru. Anda bisa banyak bertanya kepada teman yang sudah bekerja untuk mengetahui standar gaji bagi lulusan baru.

Dengan pengetahuan tersebut, Anda punya modal dalam menghadapi interview, khususnya pada saat negosiasi. Fokuslah pada prospek perkembangan masa depan karir, mengetahui perkembangan perusahaan, dan suasana kerjanya dulu. Asal gaji yang diberikan sesuai dengan market bagi lulusan baru, disarankan tidak perlu banyak bernegosiasi alot.

Selamat Pras untuk persiapan negosiasi. Sukses selalu!

1 COMMENT

  1. Selamat pagi kepada Yth Bapak/Ibu, sy berumur 27, baru 6 bulan ini lulus s2 dan sy belum memiliki pengalaman, yang sy mau tanyakan kenapa 6 bulan ini tidak ada yang mau panggil sy, padahal sy sudah lamar ke beberaa perusahaan, mohon solusinya, sebelumnya terima kasih banyak.

LEAVE A REPLY