Yuk, Pikir Ulang

0
706

PERNAH nggak ditegur oleh seksi tata tertib gereja gara-gara kita melanggar “aturan” di dalam gereja? Karena itu juga, Seksi Tata Tertib Gereja Sathora mengadakan lomba desain banner dalam rangka memperingati ulang tahun ke-34 paroki. Dalam perayaan Ekaristi, Minggu, 5 Juli 2015 lalu, diumumkan pemenangnya, Anastasia Sonia, fresh graduate desain grafis berusia 23 tahun.

Konsep desain Sonia bukan sekadar dilarang saja, tapi ia memberikan semacam perbandingan mana yang boleh dan tidak. Sebagai contoh, kalau cuma dibilang mesti berpakaian sopan; sopan bagi tiap orang itu relatif. Di sinilah Sonia memberikan perbandingan yang jelas, yang dimaksud sopan itu seperti apa. Dan, kerennya tuh, Sonia menambahkan sebuah pertanyaan di akhir desainnya, “Maukah kamu melakukannya untuk Aku?”…

Anastasia Sonia. Foto: ChM
Anastasia Sonia. Foto: ChM

Sebenarnya, motivasi Sonia ikut lomba desain banner terbilang sangat sederhana, ingin menguji kemampuannya sebagai lulusan desain grafis. Ditambah lagi, tidak banyak desainer grafis yang mau berkarya untuk Tuhan. Maka, Sonia menambahkan pertanyaan itu di akhir desainnya, seolah Tuhan yang bertanya kepada kita…

Mungkin kita nggak pernah memikirkan hal ini lebih lanjut. Tapi, masa’ iya kalau pergi kondangan kita selalu tampil keren, eh buat Tuhan malah asal aja? Masa’ iya kalau di bioskop kita bisa silent hape, eh buat Tuhan enggak bisa lepas dari hape? Masa’ iya kalau lagi janjian sama pacar bisa ontime, eh buat Tuhan malah sesukanya? Kalau kita bisa segitunya buat hal-hal lain, mengapa buat Tuhan nggak?

Yuk, kita sama-sama pikir ulang karena Tuhan itu di atas segalanya dari apa pun yang kita anggap penting buat kita.

Astrid

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY