Ziarek ke Bali bersama Fresh Juice

0
1278

UNTUK memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) keenam Buku Fresh Juice dan HUT ketiga Fresh Juice Audio, Renungan Harian Katolik, Yovie Setiawan dan RP Yandhie Buntoro CDD, Pendamping Fresh Juice, menyelenggarakan ziarah dan rekreasi atau ziarek. Ziarek yang berlangsung pada 13 -14 November 2015 ini mengunjungi beberapa Gereja Katolik dan gua Maria yang ada di Pulau Bali.
Gereja Hati Kudus Yesus Palasari

Gereja Paroki Hati Kudus Yesus, Palasari
Gereja Paroki Hati Kudus Yesus, Palasari

Palasari merupakan sebuah dusun kecil yang ada di Bali bagian Barat. Tepatnya, di daerah Jembrana, Kecamatan Melaya. Perjalanan ditempuh dengan sebuah bus pariwisata selama empat jam. Perjalanan terbilang cukup jauh tapi tidak membuat lelah sekitar 60 peserta ziarek, karena mereka dapat melihat secara langsung bagaimana indahnya bangunan Gereja Hati Kudus Yesus Palasari.

Sebagai sebuah keuskupan, Palasari merupakan sebuah paroki yang berada dalam lindungan Hati Kudus Yesus sehingga sering kali disebut Gereja Paroki Hati Kudus Yesus Palasari. Gereja ini dirintis oleh P.B. Blanken SVD pada tahun 1958. Sampai saat ini, Palasari merupakan wilayah istimewa di mana dapat dikatakan 100% penduduknya memeluk agama Katolik.

Gereja Paroki Hati Kudus Yesus Palasari berupaya menjadikan wilayahnya sebagai tujuan wisata rohani dengan paduan nuansa Bali dan Eropa dalam bentuk bangunannya. Selain itu, terdapat pula Gua Maria Palinggih Dewi Kaniaka Maria yang berarti tempat penghormatan untuk Santa Perawan Maria.

Umat meyakini bahwa Santa Perawan Maria merupakan penolong saat mereka mengalami keadaan yang sulit dan berat. Maria adalah Bunda Perawan yang menghadirkan Kristus bagi umat Paroki Palasari. Hal ini terbukti dengan banyaknya putra-putri Palasari yang menjadi imam, bruder maupun suster.
Gereja Santa Maria Ratu Gumbrih

Gereja Santa Maria Ratu, Gumbrih
Gereja Santa Maria Ratu, Gumbrih

Perjalanan dilanjutkan menuju Gereja Santa Maria Ratu, yang terletak di Desa Gumbrih, Pekutatan, Jembrana. Perjalanan ditempuh selama sekitar dua jam dari Gereja Paroki Hati Kudus Yesus Palasari. Bentuk bangunan gereja ini mengikuti bangunan kerajaan di Bali pada zaman dahulu. Altar di dalam gereja juga dibentuk seperti sebuah singgasana lengkap dengan kursi yang diukir serta payung yang diletakkan di sebelah kiri dan kanan Tabernakel.

Di sisi sebelah kiri dari pintu masuk gereja, terdapat gua Maria yang disusun dari batu-batu alam. Gua Maria tersebut tampak anggun dengan nuansa alamiah di sekitarnya.
Gereja Franciscus Xaverius Kuta

Gua Maria Gereja Franciscus Xaverius, Kuta
Gua Maria Gereja Franciscus Xaverius, Kuta

Kuta merupakan objek wisata yang terkenal di Bali dengan pantainya yang indah dan bersih. Kuta menjadi tempat yang sangat didambakan untuk merayakan pesta pernikahan. Bagi pasangan Katolik, tentu pesta pernikahan ini akan semakin istimewa bila dilengkapi dengan Sakramen Pernikahan di gereja.
Kepala Paroki Franciscus Xaverius Kuta, RD Hady Setiawan, selalu siap memberikan Sakramen Perkawinan bagi setiap pasangan yang beragama Katolik, baik yang berdomisili di Bali maupun warga dari luar Pulau Bali. Oleh sebab itu, jadwal Misa bagi penerimaan Sakramen Perkawinan di gereja ini selalu terisi penuh setiap tahun.
Selain itu, Doa Koronka disambung dengan Ekaristi juga dirayakan setiap hari oleh RD Hady Setiawan di Gereja Franciscus Xaverius. Adapun perayaan tersebut dilaksanakan sebagai haul bagi penyakit kanker yang sempat diderita oleh RD Hady, tetapi telah disembuhkan berkat Doa Koronka.

Gereja Fransiscus Xaverius juga dilengkapi dengan gua Maria di sebelah kanan gereja. Gua Maria tersebut dihiasi dengan kolam dan patung para malaikat di sisi kanan dan kiri jalan menuju tempat umat berdoa kepada Bunda Maria. Ziarek ke Bali selama dua hari ditutup dengan Doa Koronka dan Misa yang dipersembahkan oleh RD Hady Setiawan.

Penny Susilo

 

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY