Demam Virus Zika

0
711

 AWAL tahun ini, kita dikejutkan dengan banyak berita. Salah satunya, tentang penyakit yang mengakibatkan bayi terlahir dengan kepala kecil (microcephaly). Walaupun belum dikonfirmasi hubungannya, diduga penyebab microcephaly adalah virus yang menjangkiti ibu hamil. Virus ini adalah virus Zika.

Kehebohan menjadi besar karena penyakit yang disebabkan oleh virus Zika ini menyebar di Amerika Latin, tepatnya di Brazil. Virus Zika sendiri berasal dari Uganda, sebuah negara di Afrika pada tahun 1947 dan pada waktu itu virus didapatkan pada kera. Saat ini, virus Zika telah menyebar sampai Mexico, Selatan Amerika Serikat, kawasan Asia termasuk sebuah kasus di Jambi, Indonesia pada tahun 2015.

Ternyata, virus Zika masih sekeluarga dengan virus demam berdarah dan cikungunya. Ketiganya pun memiliki kesukaan yang sama jika berpergian, yaitu dengan kendaraan nyamuk Aedes Aegypti. Karenanya pencegahan penularan virus Zika sama dengan usaha pencegahan penularan demam berdarah, yaitu dengan 3M.

 

Tanda dan Gejala

Kesehatan 12 - dr Mardi - Demam Virus Zika - ft03 - ZIKA (en.wikipedia.org)Penyakit akibat terjangkit virus Zika dikenal dengan nama demam Zika (Zika Fever/Zika Disease). Demam Zika tidak separah demam berdarah. Gejala dan tanda penyakit walaupun mirip dengan demam berdarah tetapi memilki tingkat kegawatan dan risiko lebih rendah. Sejauh ini belum ditemukan kasus kematian karena demam Zika. Gejala yang timbul antara lain adalah demam yang tidak terlalu tinggi, nyeri otot dan sendi, mata kemerahan, dan timbul ruam kemerahan di kulit.

Tanda-tanda mulai sakit biasanya timbul 3 hari sampai 12 hari setelah terpapar oleh virus Zika. Dengan kondisi tubuh yang baik maka penyakit ini juga dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu 7 sampai 12 hari. Walaupun tampak seperti penyakit tidak berbahaya, infeksi virus Zika tetap harus diwaspadai terutama bagi ibu hamil. Selain itu, diduga demam Zika dapat berkomplikasi menjadi penyakit Gulliane Bare Syndrome yang pengobatannya sangat sulit dan mahal.

 

Pencegahan dan Pengobatan

Kesehatan 12 - dr Mardi - Demam Virus Zika - ft02 - MICROCEPHALY (en.wikipedia.org)Karena penularan melalui nyamuk, maka pencegahan yang paling efektif adalah menghindari gigitan nyamuk dengan berbagai cara, seperti menggunakan anti repellent, membasmi sarang nyamuk, menggunakan kelambu, dan sebagainya. Lebih luas tentunya dengan menjaga kebersihan lingkungan agar nyamuk tidak mudah berkembang biak.

Pengobatan yang khusus tidak diperlukan karena penyakit virus Zika dapat sembuh dengan sendirinya. Menjaga kondisi tubuh dengan asupan vitamin yang cukup pada saat sakit dapat membantu pemulihan. Vitamin yang dianjurkan adalah vitamin C, E, B, dan A. Obat untuk menghilangkan gejala seperti obat demam dan penghilang rasa sakit dapat diberikan selama bukan golongan aspirin dan NSAID. Istirahat dan cukup cairan juga menjadi kunci untuk kesembuhan penderita. Sayangnya, sampai saat ini belum ditemukan vaksin dan pengobatan spesifik untuk demam Zika.

Langkah pemerintah untuk mencegah penyebaran penyakit ini dengan memberikan travel warning, terutama bagi ibu hamil untuk berpergian ke negara endemis, terutama Negara Amerika Latin seperti Brazil, Mexico, Panama, dan lainnya.

Mardi

Sumber DepKes RI, http://www.depkes.go.id/resources/download/info-terkini/PERTANYAAN%20SEPUTAR%20PENYAKIT%20VIRUS%20ZIKA.pdf

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY