Orang Tua Kandung dan Orang Tua Angkat

0
354

DEAR pengasuh  Rubrik Konsultasi Keluarga MeRasul. Pertama perkenalkan saya, Andrew, 26 tahun. Saya dibesarkan dalam keluarga sejahtera dan bahagia. Lima bulan lagi saya akan menikah dengan gadis pujaan dan kekasih hati saya, Soraya. Ada sedikit masalah yang mengganjal di hati saya dalam menghadapi pernikahan kami.

Rupanya, saya terlahir dari keluarga miskin. Dua puluh enam tahun lalu, saya lahir dan akhirnya saya terpaksa hidup di panti asuhan. Singkat cerita, saya diadopsi oleh sebuah keluarga yang baik dan sayang pada saya. Jadi, saya hidup dalam keluarga ini dengan kasih sayang orang tua. Akhirnya, saya tahu bahwa mereka adalah orang tua angkat saya, tetapi sangat terasa seperti orang tua sendiri.

Dua tahun yang lalu, akhirnya saya diperkenankan dan dipertemukan dengan orang tua yang melahirkan saya, yang masih tinggal di kampung, jauh dari keramaian. Hati saya tergetar dengan pertemuan tersebut. Inilah rupanya ikatan batin seorang anak yang pernah dilahirkan dari rahim seorang ibu yang miskin, serta ayah yang menunjukkan hidup sebagaimana adanya.

Yang ingin saya tanyakan, sebagai seorang anak yang akan segera menikah, siapakah yang harus mendampingi di pelaminan pada saat pernikahan kami nanti? Orang tua yang melahirkan saya atau orang tua angkat yang membesarkan saya? Terima kasih sekiranya bisa membantu pergolakan batin saya ini.

Andrew

Andrew yang terkasih, saya senang mendengar kisah hidup Anda yang luar biasa. Tuhan sungguh mengasihi Anda dengan menganugerahkan dua  pasang orang tua; orang tua yang melahirkan dan orang tua yang membesarkan Anda. Walaupun lahir dari keluarga miskin, tetapi dari ungkapan Anda, Anda tidak miskin dalam iman dan tetap menghargai orang tua yang melahirkan Anda walaupun tidak pernah merasakan sentuhan secara langsung dari kecil hingga berumur 24 tahun, dan mereka masih tetap hidup sebagaimana adanya. Saya yakin, orang tua Anda sungguh bersyukur setelah tahu anaknya hidup bahagia dalam keluarga yang menyayangi Anda.

Pertanyaan siapa yang harus mendampingi pada saat Anda di pelaminan nanti? Orang tua kandung atau orang tua angkat? Saya bisa menangkap dari pertanyaan tersebut bahwa Anda sungguh mengasihi  keempat orang tua Anda. Sebaiknya, Anda juga menceritakan kepada calon pasangan Anda tentang orang tua Anda, dan saya berkeyakinan Anda sudah memberitahukannya.

Kalau Anda memilih orang tua angkat yang bersanding, timbul perasaan tidak enak di dalam hati kecil Anda, demikian pula sebaliknya. Ini bukan masalah perasaan belaka. Saya salut kepada Anda tetap menempatkan orang tua yang miskin, tetapi tidak melihat kemiskinannya. Saat ini, Anda juga punya orang tua yang mampu tetapi Anda tidak sombong.

Menurut saya, Anda bisa berembuk bersama keluarga untuk tampil dan bersanding dengan keempat orang tua Anda dan kedua orang tua pasangan Anda. Jadi, bukan memilih siapa yang layak tetapi  tampil sebagai keluarga besar yang bermartabat. Pasti dengan demikian perjalanan hidup keluarga Anda kelak penuh dengan doa dan restu dari semua orang tua kalian. Memang hal ini belum pernah saya lihat atau mungkin belum pernah terjadi.  Kadang bila ada orang tua yang sudah meninggal maka digantikan oleh saudara atau keluarga yang lebih terhormat. Pasti semua orang tua kalian akan senang dan bersyukur mempunyai Anda sebagai seorang anak yang membawa berkat.

Saya mendukung dan berdoa buat keluarga Anda. Semoga kelak, perkawinan Anda berjalan baik dan lancar serta penuh berkat.

Anton Burung Gereja

SHARE
Previous articlePergilah, Kamu Diutus
Next articleDoa Hening Bersama

NO COMMENTS