Panen Jiwa-jiwa Muda

0
57

“Janganlah kamu sesat. Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasan yang baik” (1 Korintus 15:33)

 

KEBERADAAN KOMUNITAS OMK rohani sangat dibutuhkan.  Jaman ini serba cepat dan terbuka. Alhasil, generasi milenium dihadapkan pada persoalan yang lebih beragam dan kompleks. Sepantasnya Gereja mulai membidik pangsa muda dengan lebih serius.

Dalam 1 Korintus 15:33, Rasul Paulus berkata, pergaulan buruk merusak kebiasan baik. Agar tidak tersesat, orang muda butuh suatu komunitas untuk berbagi Firman dan iman sekaligus bergaul dengan benar. Alhasil, dapat tercipta generasi muda yang takut akan Tuhan dan kompeten.  PANEN berupaya menjawab tantangan itu.

 

Telah Dipersiapkan

Senin malam 5 Juni 2017, dua anak muda berada di pintu pagar base camp PANEN.  Mereka adalah pengurus PANEN.  Lantas, kami memasuki sebuah ruangan yang telah dipersiapkan. Dingin AC sudah terasa, menyambut OMK yang akan mendengarkan firman Tuhan.

Bincang-bincang bersama George Andreas Winata, Ketua komunitas PANEN, berlangsung santai.

 “PANEN merupakan singkatan dari Pendalaman Alkitab (PA) Senen.  Karena PA diadakan setiap Senin dua minggu sekali,” jawab putra kedua pasutri Winata Setiawan dan Rinda Winata. Nama yang mudah diingat, tapi mengandung makna perutusan Yesus. Panen jiwa-jiwa muda, khususnya OMK Sathora.

 

Antusias

Ketika kuliah di University of Bradford, Singapura, George aktif mengikuti kegiatan rohani di Keluarga Katolik Indonesia Singapura (KKIS), khususnya di Amore Dio, grup sel bagi orang Indonesia di Singapura.

Tahun 2014, ia lulus dan kembali ke Jakarta. “Saya sedang mencari komunitas dan mendapat undangan lewat pesan singkat untuk berkumpul pada 15 Desember 2014 di Puri Indah Blok J4-10.  Saya tanggapi undangan itu dengan antusias,” kenang penggemar futsal ini sambil tersenyum.

Hari itu, Agnes Widyanti berkolaborasi dengan Romo Aldo. Mereka  berkumpul bersama 20 OMK. Diadakan brain storming; komunitas seperti apa yang dicari dan menjadi kebutuhan serta kerinduan OMK.  Sampai akhirnya, terbentuklah PANEN yang berupaya menjawab tantangan Gereja untuk OMK yang saat itu “setengah tertidur”.

Tanggal 15 Desember 2014 dijadikan hari lahir komunitas OMK PANEN. “Pertama terbentuk, saya dipilih untuk menjadi Koordinator PANEN.  Sedangkan George sebagai Sekretaris untuk periode Desember 2014 – Desember 2016,” tutur Teresa Adriani, 26 tahun, warga Lingkungan Katarina 4.

Target komunitas adalah OMK usia kuliah dan kerja (20 tahun ke atas). Adapun kegiatan PANEN dibagi dalam dua katagori.  “Kegiatan rutin dan non-rutin. Konsep kegiatan rutin adalah puji-pujian, renungan, sharing iman dengan topik rohani dan non-rohani, dan tanya-jawab. Sedangkan kegiatan non-rutin merupakan event besar dan diadakan satu tahun sekali,” ujar George yang bekerja sebagai Business Partner Divisi Human Capital Management di BCA.

 

Berkontribusi Aktif

Visi PANEN membawa semakin banyak orang muda untuk mencintai Kristus, dengan mengasihi sesama dan berkontribusi aktif dalam karya Gereja.

Sedangkan misi PANEN; pertama, membekali orang-orang muda dengan pengajaran-pengajaran yang alkitabiah dan dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Kedua, berperan aktif dalam kegiatan sosial yang bermanfaat. Ketiga, menjadi salah satu pilar penting bagi Gereja dengan berkolaborasi dengan OMK Sathora untuk mendukung kegiatan dan semangat gerejawi.

 

Kegiatan PANEN

Kegiatan rutin PANEN adalah pertemuan dua mingguan. Dalam pertemuan tersebut, diadakan renungan, tanya-jawab, sharing firman dan pribadi. “Tema dibuat satu tahun ke depan dan disesuaikan dengan liturgi Gereja serta kebutuhan anggota. Tema dapat berupa pengetahuan tentang agama Katolik, kehidupan kerja, hubungan keluarga, dsb,” ujar Teresa, wirausaha muda, menambahkan.

Kegiatan lainnya adalah PADI yang merupakan  singkatan dari PANEN District. Pengurus membawakan Firman atau sharing, kemudian dilanjutkan dengan sharing kelompok. Bahan harus sudah mendapat persetujuan dari Romo pendamping OMK terlebih dahulu.

Terakhir, Fellowship. Sifatnya dari kita untuk kita. Acara ini diadakan untuk lebih mengakrabkan sesama pengurus dan anggota PANEN. Dibuat lebih seru dan fun. Fellowship diadakan Senin setiap tiga bulan.

 

Kegiatan non-rutin berupa: PANEN Cares, dalam bentuk bakti sosial. Kegiatan baksos yang akan datang diadakan pada 29 Juli 2017, mengunjungi Yayasan Kasih Mandiri Bersinar, yaitu rumah yatim-piatu yang dikelola oleh suster-suster yang berlokasi di Pasar Minggu. Pada 2016 baksos diadakan di Yayasan Bhakti Luhur. Tahun 2015, di Panti Jompo Bina Bhakti.

PANEN Talks berupa seminar. Sudah dua kali diselenggarakan.  Pada November 2015 dengan judul “Conquer the World, Win the Heaven” bertempat di rumah Eddy, Puri Indah. Dan Desember 2016, di Aula Notre Dame bersama Romo Ulun. Tema “Catholicism for The Curious”.  

Rekoleksi baru sekali berlangsung pada Januari 2016.  Mengangkat tema “One God One Purpose”, di Mawar Indah Conference Resort, Ciawi, menginap satu malam. Rekoleksi  dibimbing oleh RD Josep Susanto dan Andrijas Kainama, Winata Setiawan, dan Agnes Widyanti.

Berbagai kegiatan tersebut dapat dilihat di Fb: Panen Omk Sathora dan Instagram: @panenomksathora.

 

Bagan Organisasi

Moderator PANEN adalah Romo Anto. Pembina, Andrew Darmadi dan Sonja Johar, pasutri muda yang sedang menunggu kelahiran anak pertama. Ketua, George Andreas Winata, 25 tahun dari Lingkungan Klara 3. Sekretaris, Jessica Budiman, 26 tahun, bergabung sudah hampir dua tahun. Bendahara, Christy Halim, 24 tahun, dari Lingkungan Katarina.

Anggota pengurus lainnya: Adela Andrea, Clarissa Novia, Dirga Pratama, Evan Wibawa, Evelyn Recia, Febriani Darmawi, Ines Cynthia, Irma Pramono, Jessica Pramuditha, Kelvin Recia, Melania Adriani, Michael Ariawan T., Renate Putri, Ressa Dwihartono, Ronaldo Wiguna, Sony Kurnia,  dan Teresa Adriani.

Anggota pengurus secara bergantian akan dipilih oleh ketua untuk menjadi koordinator acara, konsumsi, usher, publikasi, dan multi media. Periode kepengurusan akan dibuat dua tahunan melalui metode voting. Jumlah pengurus total 20 orang dan peserta kira-kira 40-50 orang.

Tim Pujian terdiri dari sepuluh orang, diketuai oleh Renate Putri. Dengan alat musik, gitar, bas, keyboard, dan cajon. Untuk Worship Leader juga digilir. “Kami membutuhkan teman-teman yang mempunyai keahlian memainkan alat musik untuk bergabung dalam tim pujian PANEN,” lanjut adik Glen Alexander Winata.   

 

Base Camp

Pasutri Ajis dan Ratna menyediakan rumah mereka sebagai base camp PANEN. Lokasinya di Puri Indah, Jl. Kembang Molek III blok  J4/10. Sejak berdiri sampai saat ini, PANEN masih memakai ruangan bawah rumah itu. Pasutri dengan sepasang remaja putra putri ini cukup aktif di Lingkungan Klara 5.

 

Sumber Dana

Sumber dana pada awal berdiri PANEN dari para donatur.  Berikutnya, semua kegiatan memakai dana dari kolekte. Dana yang terkumpul biasanya digunakan untuk stipendium pewarta dan konsumsi untuk dua macam snacks.

Untuk acara besar diadakan pengumpulan dana, seperti tim PANEN membuat rosario untuk dijual, menjual barang-barang kerajinan yang dibuat oleh panti, menggalang dana ke lingkungan, dan mengajukan permohonan dana ke paroki.  

Terbuka lebar kesempatan bagi warga Sathora untuk berbagi berkat di komunitas PANEN untuk acara bakti sosial yang akan diadakan pada 29 Juli 2017 di Yayasan Kasih Mandiri Bersinar. Umat Sathora dapat berpartisipasi dalam mengumpulkan dana, baju layak pakai, sembako, alat sekolah. Juga volunteer untuk baksos, diharapkan berkumpul di Puri Indah Blok J4-10 pada pukul  07.00.

Rekening Komunitas PANEN BCA 7090 000 165 atas nama Melania Adriani. Sumbangan dapat diinfokan kepada Jessica Budiman 0859 5906 1222 (CP).

 

Mengundang Teman-teman

Komunitas PANEN mengundang teman-teman OMK Sathora untuk bergabung, bersama mendengarkan, merenungkan, dan melakukan Firman Tuhan.  Dengan menjadi pelaku Firman, jadilah komunikator harapan, iman, dan kasih.

Ingat pesan Rasul Paulus bahwa pergaulan buruk merusak perbuatan baik.  Mari jaga pergaulan agar dapat meraih masa depan yang penuh harapan.

Untuk info lebih detail tentang PANEN silakan menghubungi Irma di 0812 1002 1003.

Lily Pratikno

SHARE
Previous articleConnection
Next articleCredo, Harga Mati

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY